Minggu, 16 Desember 2012

Jigging BALI akhir tahun 2012

Jigging di Karangasem - Bali

 
 
 Kuresi Landing

 



Minggu, 02 Desember 2012

Troling di Labuan Amuk

 

Lagi males nulis, ceritanya kapan2 aja ya xixixixi

Jigging di Bali

sorry lama nggak update tulisan, bukannya sok sibuk, tapi ada gangguan untuk mengingat pasword blog ini, penyakit lama, pikun hehe..

 sekarang saya mau ngulas jigging, sorry bukan sok jadi master, tapi hanya mau sharing pengalaman yang dikit ini hehe..
 Jigging adalah cara memancing dengan menggunakan umpan buatan, dan bila saya jelaskan panjang lebar disini akan jadi sesuatu yg membosankan dibaca, soalnya saya yakin semua penggemar mancing pasti tau penjelasan jigging.. di Bali sendiri jigging sudah sangat mewabah, mungkin dikarenakan medan mancing (spot) disini sangat sesuai untuk mencing dengan teknik ini. seperti di Padang bay, Amed, Tulamben, selat, Nusa Penida, Sanur, dan sebagainya..

di sabtu pagi minggu lalu saya mencoba peruntungan ngejig di Padang bay, beserta kedua teman saya, dan satu nelayan setempat, kami berangkat dari pukul 5 pagi menuju salah satu spot di Laut Karangasem yang terkenal itu.. kami memulai mencelupkan umpan menjelang matahari terbit,  sampai matahari tepat diatas kepala belum juga ada sambaran sedikitpun.. hehe gak semudah yg keliatan di acara trans 7
setelah berpindah dari 1 spot ke spot lainya, kami akhirnya menemukan tanda2 di salah satu spot di laut itu, salah satu teman kami memulai straik pertamanya.. lumayan membuat girang..
satu Amerjack landing di perahu kami, dan hidupkan mesin lagi jalan beberapa meter lagi kedepan, dan triiiing... joran saya melengkung, straik lagi.. kali ini giliran saya fight, kurang lebih 10 menit Amerjack landing lagi, kali ini lebih besar.. cukup membuat tulang punggung sakit hehe..
Amerjack dan Rama

Senin, 27 Juli 2009

Memancing Di Laut Lembongan

Bicara tentang Lembongan pastilah kita akan kebanyang tentang laut, paracelling, sky boat, banana boat, snorkling, diving, dan tentunya mancing (itu kalau kamu orang Bali, ato yang pernah berkunjung ke Bali) Lembongan sangat terkenal akan keaneka ragaman satwa bawah lautnya dan tentunya terget pancingan untuk kita "angler".
oya.. hampir lupa, Lembongan adalah pulau kecil yang terletak di timur pulau Bali.
letak geaografis pulau Lembongan adalah 141 drjat bujur Timur, 185 lintang selatan, 125 lin.... he he he becanda, boongan itu semua. aku gak pernah tau soal bujur dan lintang di lembongan.
kalau kalian ingin tau letak lembongan kalian hanya perlu berdiri di Sanur dan noleh ke timur, keliatan kok pulaunya.. dan sekarang kalian bingun Sanur itu dimana???? ^_^
sory lagi males nulis tentang sanur jadi kalian serch aja di goggle ato yahoo tentang Sanur Bali, pasti banyak info.. he.. he.. he..
kembali ke lembongan...
kalau kita akan memancing ke Lembongan kita bisa menybrang dari Pantai sanur mungkin waktu diperlukan 1 sampai 2 jam (cukup buat kita capek di perjalanan)
tapi saya sarankan anda menyebrang melalui pantai Kusamba (klungkung) karna lebih dekat jaraknya berkisar 30 menit, oya tentang potensi memancing di kusamba, lain kali saya ceritakan.
nah karna saya memang baik hati, saya akan ceritakan pengalaman saya memancing di Lembongan. minggu lalu tepatnya 12 juli 2009 saya janjian ikut teman (seorang nelayan di Kusamba) mencari ikan di laut. kami berangkat jam 02.00 pagi hari. wow luar biasa laut kusamba malam hari, airnya tenang dan bercahaya. sapai ditengah antara KusamBa da Lembongan kami sempat melepaskan jaring sepanjang 400 meter dan sambil menung ikan di jaring kami sempat memancing dengan teknik troling tapi umpanya bulu dan kami berhasil, ada 5 ekor ikan tongkol, lumayan besar 1 kg ada beratnya per ekor. setalah lumayan lama kami melepas jaring tibalah waktunya untuk kami angkat dan ternyata kami panen pada saat itu, kata Bli wayan (temen nelayan aku. red) aku pembawa hokki, he he he GR.... setelah kami hitung hasil tangkapan jaring, semua berjumlah 52 ekor ikan tongkol, wow luar biasa...
kami melnjutkan perjalanan ke laut lembongan untuk refresing memancing. awalnya kami berencan sebentar disana karna kami sudah dilipahkan hasil jaring yang cukup, tapi sampai dilembongan ternyata keadaan lain. sampai disana dan kami memancing, belum sampai umpan pancingan kita di dasar laut sudah disambar oleh ikan, belum sampai 30 menit kami sudah mendapatkan hampir 30 ekor ikan, disana kami jadi lupa waktu, lupa makan, lupa rokok, lupa minium sampai bibir terasa pecah ya karena potensi laut dengan berbagai ikan ganasanya (kerpau, kakap, GT, Crazy bass, Pogot) dari ukuran 1/4 kg sampai puluhan kilograms.
kedalaman laut di Lembongan bermacam2 dari 10 meter sampai 150 meter. tempat mancing yang saya sebutkan tadi itu kedalamanya berkisar 10 m sampai 30 meter
oya satu lagi, umpan yang dipakai disini bisa udang, cumi, atau ikan tongkol. disini juga kita bisa memancing dengan teknik jig ataupun trolling.
sekian dulu yu, berhubung koneksion internetnya mulai down saya tutup sapai disini dulu. salam angeler...

Selasa, 26 Mei 2009

Mancing di Laut Lovina

Ini pengalaman saya yang paling keren, sekaligus pengalaman meancing saya yang paling jauh.. bayangkan kami naik perahu hampir 3.5 jam menuju tempat pemancingan. waktu itu september 2008 saya diajak ikut mencari ikan di tempatnya, teman saya ini nelayan di laut Lovina, Buleleng- Bali Utara. target kita disini ikan Tuna. kabarnya datang seminggu sebelum kami brangkat, teman saya nelpon dan bilang sekarang sudah musim Tuna, dan kapan saya ada waktu langsung aja datang ke tempat dia. wow ajakan yang sangat saya nati dari dulu. dan saya tidak mungkin melewatinya. hari sabtu sore saya brangkat dari denpasar ke buleleng, jaraknya hampir 3 jam dengan motor atau mobil. Sampai di sana saya disambut hangat oleh Guru " sebutan paman bagi penduduk setempat" saya memang memanggil beliau paman walau tidak ada garis keturunan, yah.. untuk akrabnya. guru ini memang sangat baik hati, beliau pekerja keras dan sangat dihormati oleh para nelayan setempatkarna pengalamannya yang sangat luas. saya sapai disana kira kira jam 07.00 malam sempat istirahat sebentar sambil ngobrol dan langsung brangakat ke laut pada malam hari jam 09.00. he he he maiak mancing... gak bole liat laut langsung aja pengen kail ikan... saya diantar oleh guru rumpon selatan (sebutan bagi nelayan setempat. red) rumpon ini adalah rumpon yang terdekat jaraknya dari kampung nelayan (30 metnit perjalanan). tapi kata guru rumpon ini juga yang paling banyak potensi ikan karangnya seperti Kerapu merah, Kerapu mutiara, Kakap merah / snaper, Badur, pogot, dll, disini ikannya besar besar (lautnya masih alami) penangkapan nelayannya juga masih sederhana. seperti kerapu merah dan mutiara saya dapat yang beratnya hampir 3 kg, kebayang gak kerapu berat 3 kg.. saya menaikannya sampai 5 menit (dasyat banget) dan guru dapat kakap merah 8 kg. kami balik jam 12 malam dan langsung tidur karna kelelahan. besoknya jam 4 dini hari kami sudah harus brangkat memancing lagi. kami melewati setiap rumpon pada pagi itu. rumpon pertama dan yang lainnya itu berjarak hampir 45 menitan, jadi sanagatlah melelahkan. tapi itu akan terbayar tuntas denagn penampilan segerombol lumba2 yang mengikuti perahu kita dan seakan menari2 di hadapan kita. ada juga ikan terbaang yang selalu mengejutkan kita dari bawah laut dan terbang seperti burung di atas air. dan sesekali saya liat ikan topek (mahi-mahi) dari atas perahu. laut disana airnya sangat jernih jadi kita bisa liat bila ada ikan besar yang kita lewati. tuhan maha besar....
sampai di rumpon ke 4 guru memperlambat laju perahunya dan siap memancing ikan kembung dan ikan tongkol untuk umpan kita nanti. dan hari itu sungguh beruntung, kami dapat umpan yang lumayan. dan kami melanjutkan perjalanan hampir 30 menit ke rumpon ke 5, dan inilah tempat kita mancing.
guru sudah mulai beraksi dengan alat tradisionalnya yaitu tali yang digulung dengan bambu berisi sebuah kail dan umpannya hanya sendok yang dibentuk sedemikian rupa diisi kail. kemudian mata sendok itu ditenggelamkan dengan sekanton pasir yang dibungkus dengan plasti kecil. sampai pada kedalam tertentu kail itu di hentak dan plasik pasir tersebut akan lepas dari kail. trus cara memancingnya sama seperti teknik jigging. kalau saya memancing beda caranya dengan guru, saya menggunakan alat pancingan saya dan ikan kembung hidup saya jadikan umpan. saya biarkan ikan itu berenang kemana pun. dan akhir 5 menit kemidian joran ato pales saya lengkung sekali dan reel nya trus berputar tanda ditarik ikan. kami bertarung hampir 15 menit sampai saya bisa maikan ikan itu ke perahu. mahi- mahi 10 kg. kedua kalinya berselang 3 menit, reel saya trus berputar tapi belum sempat saya kuasai tali sudah putus. mungkin barakuda. bisa diperkirakan dari tarikannya ikan itu besar sekali.
3 jam saya memancing disana perahu kami sudah bayang isi ikan sampai kami tidak ad tempat buat duduk lagi. tompek, mahi-mahi, tuna, marlin, tongkol bukan hanya kami saja yang panen nelayan di samping kami juga sama.
ini memang pengalaman luar biasa di hidup saya 'i am angler'






Selasa, 02 Desember 2008

Pemancing mania di Laut Kedonganan

Laut Kedongan, terkenal dengan berbagi potensi alamnya, salah satunya pantai dengan pemandangan sunset yang menggoda. karena itu disini derdapat banyak sekali restourant seafood yang beroperasi pada sore hari, dan para pemancing mania boleh mencoba masakan disini, dijamin halal, he he he ...
masakan disini semua dari bahan bahan yang yang segar asli dari laut Kedonganan. cukup sekian perkenalan dengan laut Kedongan, kita sekarang bicara mengenai mancing. di kedongan ada kelompok nelayan yang diberi nama 'Segara madu', kelompok inilah yang biasanya akan mengantar kita memancing di laut Kedongan.
di Laut kedongan banya ada 'rumah-rumah ikan, dan hanya para nelaya aja yang tau tempatnya. karena tidak ada tanda tanda tempat itu.
nama rumah-rumah ikan di kedonganan:
- Tegal wangi (mancing kerapu)
- Batu Bolong (mancing Snaper/Kakap merah)
- muka landasan (mancing Giant Travally/GT)
- Uluwatu (mancing Giant Travally/GT)
di setiap tempat didominasi oleh 1 jenis ikan, so kita disini bisa mengklasifikasikan mancing ikan apa kita sekarang, hebat kan.....
Rama (penulis.red) mancing dengan hasil tangkapan cakal / giant trevalley 1/5 kg


Rama (penulis.red) hasil tangkapan ikan Tabasan

hasil tangkapan di laut kedonganan


Pak Budek dengan angler clotihing self nya

Kamis, 27 November 2008

Mancing Kelan (Benoa port)
Target Ikan Giant travally/GT (cakal) dan Kakap merah (Snaper)

Pemancing mania kali ini saya akan ceritakan pengalaman mancing di Laut Kelan. Para pemancing mania bila anda datang dan ingin memancing saya sarankan anda mencoba memancing di laut kelan Denpasar. Lokasi laut Kelan terletak di Bagian timur Bandara Ngurah Rai. Anda disini juga disuguhin dengan pemandangan naik – turunya pesawat ke landasan Ngurah Rai. Kedalaman laut di kelan ini mulai 2 mater pada saat laut surut mencapai 7 mater pada saat air pasang.
Para pemancing mania kita akan sukses menangkap target kita yaitu GT dan Kakap saat air surut yang akan mulai pasang artinya surut ke pasang. Laut Kelan adalah ‘mulut’ dari teluk mumbul, bisa anda bayangkan, potensi yang ada pada ‘mulut’ dari sebuah teluk. Tempat ini adalah lokasi hilir mudiknya para ikan yang akan ke teluk atau dari teluk yang menuju laut lepas.
Untuk umpan saya anjurkan para pemanacing mania untuk memakai udang hidup (Baca Memacing di Laut Mumbul), untuk rod dan reel nya kita disini menggunakan yang sama dengan memancing di mumbul. Yang menarik dari Memancing disini adalah kaita harus menyewa jukung(perahu) dan untuk menaiki jukung tersebut butuh jalan kaki sekitar 500 meter dari bibir pantai, karena tempat parkir jukung jauh di dalam bibir pantai

Selasa, 25 November 2008

Mancing Mania di laut Serangan

Mancing di Laut Serangan, Target ikan karang pada siang hari
Saya sering mancing di laut serangan karena tempat ini adalah tempat yang paling deket dengan rumah. Mancing disini saya biasanya menggunakan Jukung (sebutan perahu untuk orang Bali) pakai danyung, beratei mendayung sendiri (tanpa mesin). saya menyewanya dengan harga yang cukup terjangkau Rp. 20.000,- sepuasnya. Jukung ini biasanya cukup untuk 2 sampai 3 orang. Lokasi saya mancing disini tidak terlalu jauh dari daratan kira kira 200 – 500 mater dari bibir pantai. Dan yang paling mengasikan, Laut Serangan ini berupa sebuah teluk yang menyerupai danau dengan air yang sangat tenang, ombak kecil sekali sampai tidak terasa jukung goyang. Jadi sangat cocok buat para pemancing yang pemalas. Seperti saya he.. he.. ^_^
Di laut serangan ini pemancing mania akan disuguhi berbagain keindahan alam mulai pantainya sampai dengan keadaan laut yang tenang dan angina sepoinya, pas banget buat tidur, eh mancing…
Liat aja photo saya berikut di laut serangan
Ok, sekarang kita bicara tentang tangkapan ikan di laut serangan. Disini pemancing mania dapat menangkap berbagai jenis ikan karang, dari yang kecil sampai yang lumayan. Tapi target utama yang mau saya bicarakan disini adalah ikan kerapu dan GT (cakal) ikan kerapu yang biasa akan pemancing mania tangkap disini umumnya berukuran sebesar kotak rokaok sampai berat 0.5 kgs, dan ikan GT yang akan pemancing dapatkan disini bisa sampai seberat 0.3kgs-2kgs.

Saya akan beri sedikit tips disini. Bukan sok tau, tapi mungkin ini akan bermamfaat bagi para pemancing mania yang mau terjun memancing di laut Serangan.
Yang pertama untuk Umpannya, para pemancing mania disini saya anjurkan untuk memakai umpan udang mati yang segar, cirinya masih putih segar dan kenyal. Atau udang hidup (liat mancing di laut Mumbul)
Reel yang digunakan disini cukup yang berukuran kecil, seperti Bando FR-N gear ratio 5.3:1 seperti photo dibawah.
Atau anda dapat memakai reel semacam itu, yang pasti jangan terlalu besar, ok
untuk tali, saya anjurkan anda memakai tali ultraline, yang berukuran kecil tapi mempunyai kekuatan besar, dengan diameter 0.30m/m. maka anda akan merasakan adrenalin anda terpacu pada saat menaikan ikan. Dan yang tidak terlupakan anda cukup mengunaka rod yang lentur dengan panjang 2.1 m – 2.4 m.

baca kelanjutanya ya…..

Senin, 24 November 2008

Memancing di laut Mumbul (Mumbul fishing area)

Mancing di laut Mumbul Dengan target ikan GT/Giand travally (Cakal) dan Pari (ray)
Memancing di laut Mumbul adalah dream come true bagi para pemanacing mania, “MENGAPA DEMIKIAN????”. Pertanyaan konyol bila itu anda lontarkan kalau anda sudah pernah datang dan memancing disini, “sumpah” sangat memacu adrenalin memancing anda. Dengan buget yang sangat minim anda dapat kepuasan memancing yang sangat besar, percaya deh… anda hanya perlu kira-kira Rp.65.000,-, mari saya jabarkan pengeluaran itu, Rp.30.000 untuk sewa jukung (perahu sebutan untuk orang Bali), Rp.15.000 untuk beli umpan (udang hidup), Rp. 10.000 untuk kosumsi, Rp. 10.000 untuk rokok.
Tunggu-tunggu kok kayak Safir Senduk sih… he he… pake itung-itungan, ye ini kan site saya terserah mau nulis apa. He he ^_^. Yah, kalo saya mancing emang lebih sering itung-itungan, yah.. saya kan hanya pegawai swasta biasa, dengan penghasilan yang biasa pula, jadi setiap mau refresing atau mancing selalu itung- itungan dulu, Biar gak ngaruh sama pengeluaran yang laen. Gitu… Yang saya sebutin diatas itu pengeluaran saya bila saya mancing di laut Mumbul. Yang terpenting adalah sewa jukung dan umpan udang hidup. Yang lain terserah anda mau makan atau mau bawa yang lain, itung ndiri bugetnya…. Ok.. biar gak panjang lebar, saya langsung aja jelasin letak geografis lokasinya, ciehh.. sok banget. Lokasi pemancingan di mumbul sudah ditandai oleh warga setempat dengan didirikan Rumpon-rumpon di tengah laut, letaknya tidak terlalu jauh dengan bibir pantai, saya biasa mendanyung 200-500 mater ke rumpon tersebut. Kedalaman laut Mumbul 3 meter bila air surut (kuras) dan mencapai 7 meter bila air pasang. Dengan dasar Lumpur tebal sangat cocok sebagi ‘rumah’ ikan pari. Berhubung saya orangnya sangat baik saya kasi tips deh, tentang umpan, dan alat pancing yang pas buat mancing di mumbul. Pertama untuk umpan, saya kasi informasi tambahan tentang laut mumbul, laut mumbul merupakan sebuah teluk dengan dikelilingi hutan bakau, jadi di tempat ini merupakan lokasi yang pas berkembang biaknya udang udang kecil, so… tentu lah ikan ikan dari laut dalam main dan mungkin menetap di teluk ini. Jadi anda gak perlu Tanya lagi ‘umpan yang harus saya pakai disini apa ya, Ram?????’ Ya iyalah Udang yang masih hidup. OK titik. Tips yang mau saya kasi disini mengenai umpan udang hidup adalah pilihlah udang hidup dengan ukuran jari kelingking (untuk orang dewasa yang agak gemuk kira-kira berat badan orang tersebut 185 kg) ribet amat sih, he he… becanda…. Ini yang serius sekarang, umpan udangnya kira kira 8 – 10 cm (gak perlu pake penggaris dul- kira kira aja) dan masih segar, cirinya udang itu kalo mau diambil loncat- loncat. Ok. ‘Dimana mencari udang hidup???’ yah hampir lupa nulis tentang cari umpannya, anda bisa dapatkan di toko-toko atau supermarket terdekat di kota anda. Yah ampe mampus juga gak bakalan ketemu udangnya, wong carinya ditoko dan supermarket. He .. he.. Belilah udang hidup di tempatnya, ya di mumbul lah banyak pedagang umpan udang hidup disana. Ok.
Tips yang kedua tentang alat-alat pancingan nya. Anda hanya perlu mengunakan reel yang sedang dengan kekuatan menaikan beban dari 3 kgs sampai 7 kgs. Ya seperti Banax ISO 2000, 3000, 4000, Banax SX 2000, 3000, 4000, atau yang sekelas itulah, sorry banget bukan maksud promosi.
Untuk rod (pales) anda perlu yang panjangnya sekitar 2.1 meter atau 2.4 meter, saya anjurkan yang double stick karena lebih kuat dan lentur.
Yang terakhir untuk tali (senar) saya anjurkan memakai senar dengan diameter 0.35m/m anda bisa lihat di bungkusan tali yang akan anda beli, seperti mark Falcon, treeline, bukan promosi lagi. Ok sekarang kita bicara mengenai ikan tangkapnya..
di laut mumbul terdapat berbagai jenis ikan tapi target kita disini adalah ikan GT (cakal) dan ikan pari, dengan umpan udang hidup, anda akan berpeluang besar mendapatkan target anda. Percaya deh… Anda dapat melihat photo-photo dibawah ini, pengalaman saya memancing di mumbul.



Rama (penulis)hasil tangkapan tanggal 19 oct 2008

2 ekor pari dengan berat masing masing 1.8 kgs dan 1.6 kgs

Budex Tangkapan 2 sept 2008 GT (cakal) berat 0.4 kgs

Reel banax SX 4000 milik Rama


Suasana laut mumbul siang hari Dengan latar bnelakang hutan Bakau
Jika ada baget lebih, anda bisa menyewa jukung pakai mesin hanya Rp. 100.000,-

Sebagi kata penutup saya mencoba bijak dengan menguraikan kata mancing, dalam bahasa Bali mancing dibagi 2 suku kata, yaitu ‘man’ berarti dapat dan ‘cing’ (sing) berate tidak, jadi mancing berarti dapat dan tidak dapat, disini saya mengambil hikmah bahwa mancing adalah proses penyerahan diri kepada tuhan YME terhadap apapun yang akan kita alami, termasuk rejeki, dalam proses mancing kita tidak biasa memaksa untuk mendapatkan ikan, atau dalam bahasa mudahnya memaksa ikan memakan umpan kita, itu adalah sebuah proses penyerahan diri terhadap tuhan atas segala rejeki yang akan kita terima, kita hanya bisa berusaha semaksimal mungkin, seperti memakai umpan yang disenangi si ikan, menggunakan alat yang cocok, tapi semua kembali lagi ke yang di atas. he he… bijak banget, saya sendiri juga kaget bisa nulis kata bijak seperti ini, jadi makin bangga ma diri sendiri…… ^_^, Baca kelanjutanya ya ……